Dalam musafir qalbu ku..Kadang-kadang segolongan mereka yang ku temui..zahirnya begitu hebat tahap perkenalan mereka dengan Allah SWT. Hebat ceritanya. Hebat sembangnya. Tapi tiada ku rasa zauk cintanya kepada Allah SWT. Tidak ku rasa zauk gerunnya kepada Allah SWT.
Ahh barangkali hatiku masih terhijab..masih banyak mazmumah yang menyeliputi diri..
Cuma kadang-kadang daku yang berdosa ini terkenangkan si Azazil yang telah beribu tahun beribadah dan dikatakan menduduki kedudukan yang tinggi di sisi Allah SWT itu. Tentulah logiknya dia lebih kenal Allah SWT berbanding kita yang hidup baru beberapa jam ni..Tapi kenal saja tak cukup rupanya..kerana apabila Iblis engkar dan takabbur maka balasannya ialah Kafir. Kalau ada orang cakap dia kenal Allah SWT..Iblis bukan saja kenal malah pernah berdialog dengan Allah SWT. Malah Iblis boleh runding lagi agar umurnya dipanjangkan sampai kiamat.
Tapi kenal saja tak cukup. Sembang saja tak cukup wahai si Jabat
Kenal mesti membawa kepada taat, baru La Ilaha illallah.
Kenal mesti membawa kepada Solat.. kalau boleh berjamaahla wahai si Jabat
Solat mesti membawa kepada Khusyuk
Khusyuk membawa kepada Merasai kehambaan kepada Allah SWT yang kesannya terbawa-bawa hingga ke luar solat. Lalu sihamba ini teringatkan Allah Akbar dia membesarkan Allah SWT.atas sekalian makhluq.dia teringatkan Alhamdulillah dia mensyukuri Allah SWT atas segala nikmat. Dia teringatkan Subhana Rabbial a'la..dia mensucikan Allah SWT dari segala kurang....Allah...Allah..
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

No comments:
Post a Comment